Realities Repress
Teman-teman kebenaran yang sedih
Dengarkanlah keberanian yang muncul
dari rencahan tulisan anak manusia yang terkubur dalam sepi
semuanya adalah benar, dan benar adalah semuanya
inti kebenaran selalu terbagi dan takkan pernah bersatu
Bagai isis yang tercipta dari bagian tubuh osiris
semua hanya sparagmos
tergantung satu per satu dan saling berjauhan
Doa pun keluar dari mulut biru kehitaman
tersamarkan oleh tipu dan plagiat
Doa yang tercipta memiliki susunan yang sama
seperti kitab terdahulu, Narcisism
Tuhan…Tuhan…Tuhan…Keluarkan aku dari Fantasmagoria ini
Lepaskan aku dari mimpi-mimpi kosong
yang menyesatkanku
tak membuat bergerak
hanya melemahkan
berikan aku kekuatan untuk menerobos realitas-realitas yang ada
Biarkan aku berdiri tegak diatasnya
Agar ku tak menyesal selama di dalam
Tapi….
Apa yang terjadi?
Ternyata ini bukanlah Fantasmagoria
Ini adalah realitas
Ini realitas yang tak kuharapkan
realitas yang memaku ku
Izinkan aku memiliki mimpi-mimpi indah
karena ku salah memperkirakan
mimpi ternyata lebih menyenangkan
namun kembali ku terbangun
dan harus menghadapi imajiner sejati yang nyata
karena ketakutanku
kini kuhanya bisa memukul kakiku sendiri
agar kutertidur dalam realitas
dan terbangun dalam mimpi
(henry, Surabaya 15 agustus 2007)
